Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2026

KETIKA ADAT DIHAKIMI ATAS NAMA AGAMA

Gambar
Ketika Islam datang ke Gowa, apakah ia datang untuk menghancurkan kebudayaan yang telah hidup berabad-abad? Atau justru agama datang melalui pintu yang sudah dikenal oleh masyarakat? Sebab Gowa bukan tanah kosong. Sebelum agama-agama besar datang dan berkembang, masyarakat Makassar telah memiliki adat, bahasa, tata pemerintahan, sistem kekerabatan, kesenian, hukum adat, nilai kepemimpinan, serta pandangan tentang kehormatan dan kehidupan. Ada siri’, Ada pacce, Ada pangngadakkang, Ada penghormatan kepada orang tua, Ada penghormatan kepada tamu, Ada kewajiban menjaga kehormatan keluarga dan komunitas dan Ada prinsip bahwa manusia tidak hidup hanya untuk dirinya sendiri. Lalu Islam datang, Dan sejarah mencatat bahwa Islam kemudian menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Gowa-Makassar. Tetapi pertanyaannya Apakah masyarakat Gowa harus terlebih dahulu menjadi bukan Makassar untuk menjadi Muslim? Tentu tidak. Mereka tetap menjadi orang Makassar. Bahasanya tetap hidup. Adatnya tetap ...